Kamis, 13 Oktober 2011

4 KEBIASAAN KERJA YANG AKAN MELENYAPKAN KELELAHAN DAN KECEMASAN

Waaaaaaa..akhirnya aq kembali eksis di blog tercintaq ini, setelah 4 hari menghilang, berpetualang di Ibukota Jakarta..hehehehe..Kini hadir dengan tips yang insyaallah bermanfaat..(terinspirasi dari para workaholic di Ibukota).. 
Buat para pekerja baik yang di kantor ataupun yang di lapangan pasti bingung kalo' pekerjaan dah numpuk banyak..Yang mana yang mau diselesaiin dulu nich?, bikin BT plus MALES jadinya..
Tapi jangan khawatir dueh, asal kalian-kalian njalanin 4 tips dari Dale Carnegie ini, insyaallah kerjaan yang numpuk itu akan terselesaikan bertahap hingga tuntas..Oke simak tips-tipsnya ini yaw..


1. SINGKIRKAN SEMUA KERTAS DARI MEJA ANDA, KECUALI YANG SEDANG DIGARAP
Melihat meja penuh dengan surat dan laporan serta memo yang tidak dijawab saja sudah cukup menimbulkan kerancuan, ketegangan dan kecemasan. Bahkan lebih buruk dari itu.
Kalau qta terus menerus teringat pada "ribuan hal yang harus dikerjakan dan tidak ada waktu untuk mengerjakannya", ini tidak hanya menimbulkan ketegangan dan kelelahan, bahkan juga tekanan darah tinggi, jantung dan radang perut.

2. KERJAKAN HAL-HAL MENURUT URUTAN KEPENTINGAN
Bahwa membuat semacam rencana untuk bekerja menurut urutan yang penting didahulukan, pasti lebih baik dibandingkan dengan bermain improvisasi, sambil berjalan.

3. KALAU ADA MASALAH, SEGERA PUTUSKAN BERDASARKAN FAKTA YANG DIPERLUKAN, JANGAN MENUNDA KEPUTUSAN
Bicarakanlah satu masalah pada satu waktu dan ambil keputusan. Tidak ada pengebirian dan tidak ada penundaan. Keputusan itu mungkin memerlukan fakta tambahan, itu mungkin berupa melakukan sesuatu atau tidak melakukan apa-apa sama sekali. Tetapi keputusan diambil untuk setiap masalah sebelum beralih ke yang lain.

4. BELAJAR MENGORGANISASI, MEWAKILKAN DAN MENYELIA
Belajar  mendelegasikan kepada orang lain memang sukar, tetapi bagaimanapun sukarnya hal ini harus dilakukan kalau ingin terhindar dari perasaan cemas, tegang dan kelelahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar